Operasi Bypass Lebih Hemat dan Aman

INFO BISNIS – Menurut penelitian internasional, satu dari tiga kematian disebabkan penyakit jantung . Paling tidak begitulah yang diungkapkan dalam media gathering bertajuk “Cara Tepat Mengatasi Penyakit Jantung Koroner” di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2015. Hadir pada acara yang diprakarsai Rumah Sakit Premier Jatinegara ini adalah Ketua Tim Bedah Jantung Terpadu RS Premier Jatinegara Dr dr Yanto Sandy Tjang, Sp BTKV, MPH, MSc, DSc, PhD, FICS.

Secara umum, acara ini mengedukasi masyarakat soal seluk-beluk penyakit jantung koroner dan metode penanganannya. Ada berbagai cara untuk mengatasi penyakit jantung koroner, seperti penanaman cincin dan konsumsi obat-obatan, juga operasi bypass. “Operasi bypass ini tak perlu ditakuti seperti selama ini terjadi di masyarakat. Selain lebih hemat, terutama pada pasien yang sudah memiliki beberapa sumbatan, hasilnya pun lebih baik dan fungsi jantung akan bertahan 10-15 tahun lebih lama. Bahkan, untuk pasien diabetes, risikonya pun lebih kecil,” ujar Dr Yanto.

Saat gathering, hadir pula Santoso, mantan pasien operasi bypass koroner Rumah Sakit Premier Jatinegara. “Dua bulan lalu, saya menjalani operasi bypass koroner, dan kini bisa kembali beraktivitas selayaknya manusia normal. Saya sudah memakai cincin selama 15 tahun, tapi hasil operasi bypass sungguh berbeda,” kata Santoso, yang berusia 78 tahun. Kini Santoso bisa berjalan kaki sejauh 3 kilometer tanpa masalah.

RS Premier Jatinegara berada di bawah grup Ramsay Sime Darby Health Care yang merupakan rumah sakit terkemuka di Eropa, Asia, dan Australia yang unggul pada bidang jantung dan bedah jantung, stroke, bedah saraf, bedah digestif, dan bedah nurologi. Rumah sakit ini menjadi rumah sakit pertama di Jakarta yang meraih akreditasi internasional dari Joint Commission International (JCI), selain sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia.