Obesitas Dan Penyakit Ginjal Serta Deteksi Dini Penyakit Ginjal

Oleh: dr Maria Riastuti Iryaningrum SpPD-KGH

Berat badan berlebih atau obesitas merupakan kelebihan akumulasi lemak yang mengganggu kesehatan, prevalensi berat badan berlebih dan obesitas di USA 66% dan 31% dari seluruh penduduk. Body mass index (BMI) adalah indeks/ ukuran yang digunakan untuk menilai berat badan berlebih dan obesitas pada dewasa.

Rumus : berat badan/(Tinggi badan)2 akan didapatkan (kg/m2)
Disebut berat badan normal bila BMI 18,5 – 24,9, berat badan lebih bila BMI 25 – 29,9, obesitas kelas I bila BMI 30 – 34,9, obesitas kelas II 35 – 39,9, obesitas kelas III BMI 40 – 49,9.

Berat badan berlebih dan Obesitas mengenai negara berkembang akibat meningkatnya kombinasi makanan yang buruk dan berkurangnya aktifitas di negara berkembang. Berat badan ideal tergantung keseimbangan antara kalori yang masuk (makanan yabg dimakan) dan kalori yang digunakan (fungsi tubuh dan aktifitas), kelbihan berat badan atau obesitas disebabkan kalori yang masuk lebih banyak dari kalori yang digunakan.

Contoh kalori yang dibakar sesuai aktifias yang dilakukan :

aktifitas-dan-kalori

Kegemukan atau obesitas merupakan proses yang panjang dimulai sejak masa kanak-kanak. Penyebab obesitas :

  • Makan berlebihan
  • Faktor- faktor lain (genetik/ keturunan, lingkungan, gaya hidup, metabolik, infeksi adeno virus, perubahan mikroflora usus, lesi/ kelainan hipotalamus, perubahan hormonal, perilaku, sosial)
  • Faktor predisposisi kecenderungan akan menjadi obesitas (pola makan, tampilan makanan, ketersediaan makanan, aktifitas fisik)

Konsekuensi kegemukan terhadap kesehatan antara lain, hipertensi, kanker, diabetes, gangguan kandung empedu, aterosklerosis (pengapuran pembuluh darah), gagal jantung, stoke dan penyakit ginjal.

obesitas-health-risks

 

Pada penurunan berat badan 10%, akan menurunkan angka kematian > 20% dari total kematian serta menurunkan tekanan darah 10 mmHg, menurunkan gula darah puasa 50% dan menurunkan 10% kolesterol total, 155 LDL, 30% trigliserida dan meningkatkan kolesterol ”baik” HDL 8%.

Ginjal manusia ada dua buah ukuran masing-masing 12 cm x 3 cm x 6 cm, berbentuk seperti kacang, terletak di kiri dan kanan di bagian pinggang tubuh sebelah belakang, karena itu disebut buah pinggang. Traktus urinarius atau sistem perkemihan terdiri dari ginjal kanan dan kiri, ureter kanan dan kiri, kandung kemih atau vesika urinaria, dan uretra (satu buah).

Fungsi ginjal antara lain menyaring darah membuang sisa-sisa metabolisme/ pembakaran dari tubuh yang dibuang bersama urin, mengatur keseimbangan cairan, elektrolit dan asam basa tubuh,  mengatur tekanan darah, mengatur calcium dengan mengaktifkan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang, menghasilkan hormon eritropoetin yang berguna untuk merangsang pembentukan sel darah merah.

Penyakit ginjal kronik (PGK) adalah menurunnya kemapuan fungsi ginjal dan atau ditandai dengan kerusakan ginjal yang ditandai adanya kelainan di urin dan atau darah dengan atau tanpa adanya kelainan pada pencitraan ginjal. Ada lima stadium PGK yang paling berat adalah stadium lima. PGK awalnya tidak menimbulkan keluhan atau gejala baru timbul keluhan dan gejala bila stadium PGK sudah lanjut (biasanya setelah stadium empat atau lima). Kita mngetahui adanya PGK dengan melakukan pemeriksaan darah dan urin. Komplikasi PGK antara lain tekanan darah tinggi, anemia, gangguan mineral dan tulang serta gangguan nutrisi.

Kegemukan berhubungan dengan perubahan hemodinamik ginjal. Jaringan lemak menyebabkan inflamasi dan mediator hormon yang menyebabkan gangguan ginjal. Pada penelitian didapatkan hubungan kegemukan dengan penyakit ginjal kronik. Pada pasien PGK yang gemuk, progresifitas penyakit ginjalnya lebih cepat menuju penyakit ginjal terminal, karena itu perlu penurunan berat badan untuk mencegah perburukan PGK. Selain itu kegemukan berhubungan dengan faktor risiko sindrom metabolik, diabetes, hipertensi dan sleep apnea. Diperlukan skrining kelainan ginjal seperti pengukuran kemampuan fungsi ginjal dan rasio albumin kreatinin pada kegemukan khususnya penderita diabetes dan hipertensi. Terapi terhadap kegemukan akan memperbaiki keseluruhan.

Kunci penting menjaga kesehatan : olah raga, makan makanan sehat cegah peningkatan gula darah, monitor tekanan darah, makan makanan sehat untuk menjaga berat badan ideal, jaga kesehatan dengan minum yang cukup, tidak merokok, jangan minum obat sembarangan.

Mintalah dokter memeriksa ginjal anda bila anda mempunyai diabetes, hipertensi, kelebihan berat badan, salah satu orang tua menderita penyakit ginjal, etnis tertentu dengan risiko tinggi.

Ingat lebih baik mencegah lebih baik dari pada mengobati.